🌍 Uni Emirat Arab 📍 Abu Dhabi

shalat shubuh di Grand Mosque Abu Dhabi

09 July 2026

Abu Dhabi, ibu kota Uni Emirat Arab, merupakan kota modern yang memadukan kemegahan arsitektur kontemporer dengan kekayaan budaya Arab. Terletak di sebuah pulau di Teluk Persia, kota ini dikenal dengan jalan-jalannya yang tertata rapi, gedung-gedung pencakar langit, taman-taman hijau, serta kawasan tepi laut (Corniche) yang indah. Salah satu ikon utamanya adalah Sheikh Zayed Grand Mosque, masjid megah berbalut marmer putih yang menjadi salah satu masjid terindah di dunia. Selain itu, Abu Dhabi juga memiliki destinasi kelas dunia seperti Louvre Abu Dhabi, Qasr Al Watan, serta kawasan Yas Island yang menjadi rumah bagi Ferrari World, Yas Marina Circuit, dan berbagai wahana hiburan. Dengan perpaduan tradisi Timur Tengah, kemajuan teknologi, serta keramahan masyarakatnya, Abu Dhabi menawarkan pengalaman wisata yang elegan, nyaman, dan penuh kesan bagi para pengunjung dari seluruh dunia.


Perjalanan menuju Madrid sengaja dirancang dengan transit selama 16 jam di Abu Dhabi. Bagi banyak orang, transit mungkin hanya menjadi waktu menunggu penerbangan berikutnya, tetapi kali ini justru menjadi kesempatan untuk kembali bertemu dengan seorang sahabat lama yang telah lama menetap di kota tersebut. Sesaat setelah pesawat mendarat sekitar pukul 04.00 waktu setempat, ia sudah menunggu di bandara dan langsung mengajak berkeliling Abu Dhabi. Sambutan hangat di negeri orang membuat rasa lelah setelah penerbangan panjang seakan menghilang.

Tujuan pertama adalah Sheikh Zayed Grand Mosque. Kami tiba menjelang waktu Subuh dan berkesempatan melaksanakan shalat di salah satu masjid termegah di dunia. Suasana yang tenang, arsitektur marmer putih yang megah, serta cahaya fajar yang mulai menyinari kubah-kubah masjid menghadirkan pengalaman spiritual yang sulit dilupakan. Mengawali perjalanan panjang dengan shalat Subuh di tempat seindah ini terasa seperti awal yang sangat istimewa.

Setelah itu kami menuju apartemennya untuk beristirahat sejenak sebelum menikmati sarapan khas Timur Tengah. Menu pilihannya adalah nasi mandhi dari Saudi Kitchen, dengan nasi berbumbu rempah yang harum dan daging yang empuk. Sederhana, tetapi menjadi salah satu hidangan yang paling berkesan selama perjalanan karena disantap bersama sahabat lama sambil berbincang dan mengenang banyak cerita.

Menjelang siang, perjalanan dilanjutkan ke Abu Dhabi Corniche, kawasan tepi pantai yang menawarkan pemandangan gedung-gedung pencakar langit berpadu dengan birunya Teluk Persia. Kami berjalan santai sambil mengabadikan berbagai sudut kota yang bersih, modern, dan tertata rapi. Destinasi terakhir sebelum kembali ke bandara adalah Louvre Abu Dhabi, museum ikonik dengan kubah raksasa yang memancarkan efek cahaya indah menyerupai "hujan cahaya". Walaupun waktu transit hanya berlangsung selama 16 jam, rasanya seperti mendapatkan bonus satu hari liburan yang lengkapbertemu sahabat, menikmati kuliner khas, mengunjungi landmark dunia, dan merasakan keramahan Abu Dhabi. Ketika kembali menuju bandara untuk melanjutkan penerbangan ke Madrid, tersisa rasa syukur karena sebuah transit singkat ternyata mampu menghadirkan begitu banyak kenangan indah.

← Kembali ke Travel Stories

Cerita Lainnya

churos !!! Love it

Baca Cerita →

lihat Matahari terbit gunung Bromo

Baca Cerita →

1 hari di tarifa

Baca Cerita →